Sunnah pada hari kurban adalah melempari Jamrah, kemudian mempersembahkan korban, kemudian mencukur kepala, dan mencukur harus dimulai di sisi kanan kepala Sahih Muslim 1305 c

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَنَسِ، بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمرَمَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى الْبُدْنِ فَنَحَرَهَا وَالْحَجَّامُ جَالِسٌ وَقَالَ بِيَدِهِ عَنْ رَأْسِهِ فَحَلَقَ شِقَّهُ الأَيْمَنَ فَقَسَمَهُ فِيمَنْ يَلِيهِ ثُمَّ قَالَ ‏"‏ احْلِقِ الشِّقَّ الآخَرَ ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ ‏"‏ أَيْنَ أَبُو طَلْحَةَ ‏"‏ ‏.‏ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Terjemahan
Anas b. Malik (Allah ridho kepadanya) melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) melemparkan batu ke Jamrat al-'Aqaba. Kemudian dia menginginkan hewan korbannya dan mengorbankannya, dan di sana duduk tukang cukur, dan dia menunjuk dengan tangannya ke arah kepalanya, dan dia mencukur separuh kanannya, dan dia (Nabi Suci) membagikannya (rambut) di antara orang-orang yang berada di dekatnya. Dan dia berkata lagi

Mencukur separuh yang lain, dan berkata: Di manakah Abu Talha dan memberikannya (rambutnya) kepadanya.