Diperbolehkan mempersembahkan kurban sebelum melempari Jamrah, atau bercukur sebelum mempersembahkan kurban atau merajam Jamrah, atau melakukan Tawaf di hadapan salah satu dari mereka Sahih Muslim 1306 e

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَاهُ عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ، ح وَحَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الأُمَوِيُّ، حَدَّثَنِي أَبِي جَمِيعًا، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، بِهَذَا الإِسْنَادِ أَمَّا رِوَايَةُ ابْنِ بَكْرٍ فَكَرِوَايَةِ عِيسَى إِلاَّ قَوْلَهُ لِهَؤُلاَءِ الثَّلاَثِ ‏.‏ فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْ ذَلِكَ وَأَمَّا يَحْيَى الأُمَوِيُّ فَفِي رِوَايَتِهِ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَنْحَرَ نَحَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ ‏.‏ وَأَشْبَاهَ ذَلِكَ
Terjemahan
Hadits ini telah diriwayatkan atas kewibawaan Ibnu Juraij dengan rantai pemancar yang sama. Dan riwayat Ibnu Bakar seperti yang disampaikan oleh Isa tetapi dengan ini (variasi)

"Tidak ada kata-kata ini di dalamnya: Untuk ketiga ritus ini (melempar kerikil, mengorbankan hewan dan mencukur kepala seseorang)." Dan sejauh riwayat Yahya al-Umawi (kata-katanya): Aku mencukur (kepalaku) sebelum aku mengorbankan binatang itu, dan aku mengagungkan binatang itu sebelum melemparkan kerikil, dan seperti itu.