Diperbolehkan mempersembahkan kurban sebelum melempari Jamrah, atau bercukur sebelum mempersembahkan kurban atau merajam Jamrah, atau melakukan Tawaf di hadapan salah satu dari mereka Sahih Muslim 1306 f

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَاهُ أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَجُلٌ فَقَالَحَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ ‏.‏ قَالَ ‏"‏ فَاذْبَحْ وَلاَ حَرَجَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ ذَبَحْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ ‏.‏ قَالَ ‏"‏ ارْمِ وَلاَ حَرَجَ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Adullah b. 'Amr (b. al-'As) (Allah ridho kepadanya) melaporkan bahwa seseorang datang kepada Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) dan berkata

Aku mencukur (kepalaku) sebelum mengorbankan hewan itu, yang kemudian (Nabi) berkata: Korbankanlah hewan itu (sekarang); Tidak ada salahnya di dalamnya. Dia (orang itu berkata): Saya mengorbankan hewan itu sebelum melempar kerikil. lalu dia berkata: Lempar kerikil (sekarang) ; Tidak ada salahnya di dalamnya.