Dianjurkan untuk berhenti di Al-Muhassab pada hari keberangkatan dari Mina dan melakukan shalat Zuhr dan shalat berikutnya di sana Sahih Muslim 1310 b
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ مَيْمُونٍ، حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، حَدَّثَنَا صَخْرُ بْنُ جُوَيْرِيَةَ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ ابْنَ عُمَرَ،كَانَ يَرَى التَّحْصِيبَ سُنَّةً وَكَانَ يُصَلِّي الظُّهْرَ يَوْمَ النَّفْرِ بِالْحَصْبَةِ .قَالَ نَافِعٌ قَدْ حَصَّبَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَالْخُلَفَاءُ بَعْدَهُ
Terjemahan
Nafi' melaporkan bahwa Ibnu 'Umar menganggap berhenti di Muhassab sebagai Sunnah (Nabi Suci) dan menjalankan shalat siang pada Yaum al-Nafr di tempat itu. Kata Nafi
Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berhenti di Muhassab dan para Khalifah melakukan hal yang sama setelahnya.