Dianjurkan untuk berhenti di Al-Muhassab pada hari keberangkatan dari Mina dan melakukan shalat Zuhr dan shalat berikutnya di sana Sahih Muslim 1311 a
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْنُزُولُ الأَبْطَحِ لَيْسَ بِسُنَّةٍ إِنَّمَا نَزَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لأَنَّهُ كَانَ أَسْمَحَ لِخُرُوجِهِ إِذَا خَرَجَ .
Terjemahan
'Aisyah (Allah ridha kepadanya) melaporkan.
Berhenti di al-Abtah bukanlah Sunnah. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) berhenti di sana hanya karena lebih mudah baginya untuk berangkat dari sana, ketika dia pergi.