Dianjurkan untuk mengoleskan parfum sesaat sebelum memasuki Ihram, dan disarankan untuk menggunakan Musk, dan tidak masalah jika jejaknya yang berkilauan tetap ada Sahih Muslim 1191
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، وَيَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، - رضى الله عنها - قَالَتْكُنْتُ أُطَيِّبُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ وَيَوْمَ النَّحْرِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ بِطِيبٍ فِيهِ مِسْكٌ .
Terjemahan
'Aisyah (Allah berkenan kepadanya) melaporkan
Saya biasa mengharumkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dengan parfum yang mengandung kasturi sebelum memasuki keadaan Ihram dan pada hari kurban (tanggal 10 Dhu'l-Hijja) dan (pada akhir Ihram) sebelum mengelilingi Rumah (untuk Tawaf-i-Ifada).