حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، - رضى الله عنها - قَالَتْ طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِحُرْمِهِ حِينَ أَحْرَمَ وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ ‏.‏
Terjemahan
Muhammad b. al-Muntashir melaporkan tentang otoritas ayahnya

Aku bertanya kepada 'Abdullah b. 'Umar (Allah ridho kepada mereka) tentang seseorang yang mengoleskan parfum dan kemudian (keesokan harinya) pagi memasuki keadaan lhram. Setelah itu dia berkata: Aku tidak suka masuk ke dalam keadaan Ihram mengibaskan parfum. Menggosokkan tar (pada tubuhku) lebih berharga bagiku daripada melakukan ini (yaitu mengoleskan parfum), aku pergi kepada 'Aisyah (Allah ridho kepadanya) dan memberitahunya bahwa Ibnu 'Umar menyatakan: "Aku tidak suka memasuki keadaan Ihram dengan mengibaskan parfum. Menggosok tar (pada tubuhku) lebih berharga bagiku daripada melakukannya (mengoleskan parfum)." Kemudian 'Aisyah berkata: Aku mengoleskan parfum kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) pada saat dia memasuki keadaan Ihram. Dia kemudian mengelilingi istri-istrinya dan kemudian memakai ihram di pagi hari.