Dianjurkan untuk mengoleskan parfum sesaat sebelum memasuki Ihram, dan disarankan untuk menggunakan Musk, dan tidak masalah jika jejaknya yang berkilauan tetap ada Sahih Muslim 1192 c

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ مِسْعَرٍ، وَسُفْيَانَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ، الْمُنْتَشِرِ عَنْ أَبِيهِ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، - رضى الله عنهما - يَقُولُ لأَنْ أُصْبِحَ مُطَّلِيًا بِقَطِرَانٍ أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ أَنْ أُصْبِحَ مُحْرِمًا أَنْضَخُ طِيبًا - قَالَ - فَدَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ - رضى الله عنها - فَأَخْبَرْتُهَا بِقَوْلِهِ فَقَالَتْطَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَطَافَ فِي نِسَائِهِ ثُمَّ أَصْبَحَ مُحْرِمًا ‏.‏
Terjemahan
Muhammad b. al-Muntashir melaporkan tentang otoritas ayahnya

Aku mendengar dari Ibnu 'Umar mengatakan ini: "Lebih berharga bagiku untuk menggosokkan tar (pada tubuhku) daripada masuk ke dalam keadaan Ihram (dalam keadaan) mengibaskan parfum." Dia (perawi) berkata: Aku pergi ke 'Aisyah dan memberitahunya tentang pernyataannya (Ibnu 'Umar). Lalu dia berkata: Aku mengoleskan parfum kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) dan kemudian dia mengelilingi istri-istrinya dan kemudian memasuki keadaan Ihram pada pagi hari.