Apa yang harus dikatakan saat pulang dari haji dan perjalanan lainnya Sahih Muslim 1345 a

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَقْبَلْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَا وَأَبُو طَلْحَةَ ‏.‏ وَصَفِيَّةُ رَدِيفَتُهُ عَلَى نَاقَتِهِ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِظَهْرِ الْمَدِينَةِ قَالَ ‏"‏آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ ‏"‏ ‏.‏ فَلَمْ يَزَلْ يَقُولُ ذَلِكَ حَتَّى قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ ‏.‏
Terjemahan
Anas b. Malik (Allah berkenan kepadanya) melaporkan

Aku dan Abu Talha (keduanya) kembali bersama dengan Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم). Safiyyah (istri Nabi Suci) menunggang untanya di belakangnya dan ketika kami tiba di pinggiran Madinah, dia berkata: (Kamilah orang-orang) yang kembali, yang bertobat, yang menyembah Tuhan kami, yang memuji (Dia), dan dia terus mengucapkan ini sampai kami memasuki Madinah.