Larangan buruan berburu bagi orang yang telah masuk Ihram untuk Haji atau Umroh atau untuk keduanya Sahih Muslim 1194 a
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، - رضى الله عنهما - قَالَ أَهْدَى الصَّعْبُ بْنُ جَثَّامَةَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حِمَارَ وَحْشٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَرَدَّهُ عَلَيْهِ وَقَالَ "لَوْلاَ أَنَّا مُحْرِمُونَ لَقَبِلْنَاهُ مِنْكَ " .
Terjemahan
Ibnu 'Abbas (Allah berkenan dengan mereka) melaporkan bahwa al-Sa'b b. Jaththama mempersembahkan kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) seekor keledai liar saat dia dalam keadaan berihram, dan dia mengembalikannya kepadanya dengan mengatakan
Jika kami tidak berada dalam keadaan Ihram, kami akan menerimanya dari Anda.