حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ، عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ الصَّعْبِ بْنِ جَثَّامَةَ اللَّيْثِيِّ، أَنَّهُ أَهْدَى لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حِمَارًا وَحْشِيًّا وَهُوَ بِالأَبْوَاءِ - أَوْ بِوَدَّانَ - فَرَدَّهُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ فَلَمَّا أَنْ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا فِي وَجْهِي قَالَ ‏"‏ إِنَّا لَمْ نَرُدَّهُ عَلَيْكَ إِلاَّ أَنَّا حُرُمٌ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
'Abdullah b. Abu Qatada melaporkan

Ayah saya pergi bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) pada tahun Hudaibiya. Para sahabatnya masuk ke dalam keadaan Ihram sedangkan dia tidak melakukannya, karena telah disampaikan kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bahwa musuh (bersembunyi di) Ghaiqa. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) maju. Dia (Abu Qatada) berkata: Sementara itu aku bersama dengan para sahabatnya, beberapa dari mereka tersenyum (satu sama lain) Ketika aku melirik aku melihat seekor keledai liar. Aku menyerangnya dengan tombak dan memegangnya, dan memohon bantuan mereka (yaitu teman-temannya), tetapi mereka menolak untuk menolongku dan kami memakan dagingnya. Tetapi kami takut kami tidak terpisah (dari Rasulullah). Jadi saya melanjutkan (dengan maksud) mencari Rasulullah (صلى الله عليه وسلم). Kadang-kadang saya menabrak kuda saya dan kadang-kadang saya membuatnya berlari dengan santai (mengimbangi yang lain). (Sementara itu) Saya bertemu seseorang dari Banfu Ghifar di tengah malam. Aku berkata kepadanya: Di manakah engkau bertemu dengan rasulullah (صلى الله عليه وسلم)? Dia berkata: Saya meninggalkannya di Ta'bin dan dia bermaksud berhenti di Suqya untuk menghabiskan sore hari. Aku bertemu dengannya dan berkata: Rasulullah. Para sahabatmu menyampaikan salam dan berkat Allah kepadamu dan mereka takut bahwa mereka tidak dapat terpisah darimu (dan musuh dapat merugikan kamu), maka tunggulah mereka, dan dia (Nabi Suci) menunggu mereka. Aku berkata: Rasulullah, aku membunuh seekor buruan dan tersisa bersamaku (sebagian daging). Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) berkata kepada kaumnya: Makanlah. Dan mereka berada di negeri Ihram.