Keutamaan Al-Madinah dan Doa Nabi agar diberkati. Kesucian dan kesucian permainan dan pohonnya. Batas-batas tempat sucinya Sahih Muslim 1366

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَاهُ حَامِدُ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، حَدَّثَنَا عَاصِمٌ، قَالَ قُلْتُ لأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَحَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْمَدِينَةَ قَالَنَعَمْ مَا بَيْنَ كَذَا إِلَى كَذَا فَمَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا - قَالَ - ثُمَّ قَالَ لِي هَذِهِ شَدِيدَةٌ ‏"‏ مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلاَئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لاَ يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً ‏"‏ ‏.‏ قَالَ فَقَالَ ابْنُ أَنَسٍ أَوْ آوَى مُحْدِثًا
Terjemahan
'Asim melaporkan

Saya bertanya pada Anas b. Malik apakah Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) telah menyatakan Madinah sebagai suci. Dia berkata: Ya. (area) antara ini dan itu. Barangsiapa membuat inovasi di dalamnya, dan selanjutnya berkata kepadaku: Adalah sesuatu yang serius untuk membuat inovasi apa pun di dalamnya (dan dia yang melakukannya) ada kutukan Allah ke atasnya, dan kutukan malaikat dan semua orang, Allah tidak akan menerima darinya pada hari kiamat baik perbuatan wajib maupun perbuatan surpererogatori. Ibnu Anas berkata: Atau dia menampung seorang inovator.