Keutamaan Al-Madinah dan Doa Nabi agar diberkati. Kesucian dan kesucian permainan dan pohonnya. Batas-batas tempat sucinya Sahih Muslim 1373 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ، - فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ - عَنْ سُهَيْلِ بْنِ، أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ قَالَ كَانَ النَّاسُ إِذَا رَأَوْا أَوَّلَ الثَّمَرِ جَاءُوا بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَإِذَا أَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي ثَمَرِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي مَدِينَتِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي صَاعِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي مُدِّنَا اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ عَبْدُكَ وَخَلِيلُكَ وَنَبِيُّكَ وَإِنِّي عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَإِنَّهُ دَعَاكَ لِمَكَّةَ وَإِنِّي أَدْعُوكَ لِلْمَدِينَةِ بِمِثْلِ مَا دَعَاكَ لِمَكَّةَ وَمِثْلِهِ مَعَهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ ثُمَّ يَدْعُو أَصْغَرَ وَلِيدٍ لَهُ فَيُعْطِيهِ ذَلِكَ الثَّمَرَ
Terjemahan
Abu Huraira (Allah berkenan kepadanya) melaporkan bahwa ketika orang-orang melihat buah pertama (musim atau perkebunan) mereka membawanya kepada Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم). Ketika dia menerimanya, dia berkata

Ya Allah, berkatilah kami dalam buah-buahan kami; dan berkatilah kami di kota kami; dan berkatilah kami dalam sa kami dan berkatilah kami dalam kekacauan kami. Ya Allah, Ibrahim adalah hamba-Mu, sahabat-Mu, dan rasul-Mu; dan aku adalah hamba-Mu dan rasul-Mu. Dia (Ibrahim) berdoa kepada-Mu untuk (menghujani rahmat ke atas) Mekah, dan aku berdoa kepada-Mu untuk Madinah sama seperti dia berdoa kepada-Mu untuk Mekah, dan sejenisnya sebagai tambahan. Dia kemudian akan memanggil anak bungsu dan memberinya buah-buahan ini.