Hewan apa yang direkomendasikan untuk dibunuh oleh Muhrim dan yang lainnya di dalam dan di luar Suaka Sahih Muslim 1200 c

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ، قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ ابْنَ عُمَرَ مَا يَقْتُلُ الرَّجُلُ مِنَ الدَّوَابِّ وَهُوَ مُحْرِمٌ قَالَ حَدَّثَتْنِي إِحْدَى نِسْوَةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ كَانَيَأْمُرُ بِقَتْلِ الْكَلْبِ الْعَقُورِ وَالْفَارَةِ وَالْعَقْرَبِ وَالْحُدَيَّا وَالْغُرَابِ وَالْحَيَّةِ ‏.‏ قَالَ وَفِي الصَّلاَةِ أَيْضًا ‏.‏
Terjemahan
Zaid b. Jubair melaporkan

Seseorang bertanya kepada Ibnu 'Umar binatang mana yang bisa dibunuh oleh seorang Muhrim, lalu dia berkata: Salah satu istri Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم) mengatakan kepada saya: Dia (Nabi Suci) memerintahkan untuk membunuh anjing, tikus, kalajengking, layang-layang, gagak, dan ular yang rakus (dan ini diperbolehkan) juga dalam shalat.