Larangan ketat berhubungan seks di siang hari di bulan Ramadhan bagi orang yang sedang berpuasa; Dan kewajiban menawarkan penebusan besar dan definisinya; Dan bahwa itu wajib bagi orang yang mampu membelinya dan orang yang tidak mampu membelinya, dan itu tetap menjadi kewajiban bagi orang yang tidak mampu membelinya sampai dia memiliki sarana Sahih Muslim 1112 c
Seseorang datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) di masjid selama (bulan) Ramadhan dan berkata: Rasulullah, aku terbakar, aku terbakar, lalu Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bertanya kepadanya tentang apa yang terjadi. Atas hal ini dia berkata: Aku berhubungan seks dengan istriku (dalam keadaan berpuasa) Setelah itu dia (Nabi Suci) berkata: Bersedekah. Atas hal ini dia berkata: Rasul Allah, saya bersumpah demi Tuhan, tidak ada apa-apa dengan saya (untuk bersedekah) karena saya tidak memiliki apa-apa. Dia (Nabi Suci) berkata: Duduklah. Jadi dia duduk dan dia berada dalam keadaan seperti ini ketika datang seseorang mendesak seekor keledai dengan muatan makanan di atasnya. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Di manakah orang yang terbakar yang baru saja ada di sini? Setelah itu orang itu berdiri. Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Berikanlah ini (makanan yang dibawa oleh orang itu) dalam sedekah. Atas hal ini orang itu berkata: Rasulullah, dapatkah ada orang lain (yang lebih layak dari saya)? Demi Allah. kita lapar, kita tidak membawa apa-apa. Atas hal ini dia (Nabi Suci) berkata: Maka makanlah (makanan ini).