Firman Allah Yang Maha Tinggi: "... Dan bagi mereka yang dapat berpuasa dengan susah payah, mereka memiliki) pilihan untuk berpuasa atau) memberi makan Miskin (orang miskin) (untuk setiap hari)" dibatalkan oleh perkataan-Nya: "... Maka barangsiapa di antara kamu melihat (bulan sabit pada malam pertama) bulan Ramadhan yaitu hadir di rumahnya, dia harus memelihara Sawm (puasa) bulan itu"... Sahih Muslim 1145 a
Terjemahan
Salama b. Akwa' (Allah berkenan kepadanya) melaporkan bahwa ketika ayat ini diturunkan
"Dan bagi mereka yang dapat berpuasa (tetapi tidak) penebusan adalah memberi makan orang yang membutuhkan" (ii. 183), (dia yang suka berpuasa memeliharanya) dan dia yang merasa enggan untuk mematuhinya makan dan menebus sampai ayat itu diturunkan yang membatalkannya.