Mengklarifikasi bahwa puasa dimulai saat fajar, dan seseorang boleh makan dan selain itu sampai fajar dimulai; Dan memperjelas fajar yang berkaitan dengan hukum tentang awal puasa dan awal waktu Sholat Subh, dan selain itu, yaitu Fajar Kedua, yang disebut Fajar Sejati. Fajar Pertama, yang merupakan Fajar Palsu, tidak ada hubungannya dengan keputusan Sahih Muslim 1091 b

Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Sahl b. Sa'd (Allah ridha kepadanya) berkata

Ketika ayat ini diungkapkan." Makan dan minumlah sampai garis-garis putih menjadi berbeda dari garis-garis gelap untukmu," orang yang memutuskan untuk berpuasa mengikat di salah satu kakinya seutas benang hitam dan di kaki lainnya seutas benang putih. Dan dia terus makan dan minum sampai dia bisa membedakan (antara warna mereka) saat melihat mereka. Setelah inilah Allah menyatakan (firman): min al-fajr. Dan mereka (orang-orang Muslim) mengetahui bahwa (kata khait) menunjuk pada siang dan malam.