حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الأَيْلِيُّ، وَأَحْمَدُ بْنُ عِيسَى، قَالاَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرٌو، عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الأَشَجِّ، عَنِ ابْنِ خَبَّابٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلممَرَّ عَلَى زَرَّاعَةِ بَصَلٍ هُوَ وَأَصْحَابُهُ فَنَزَلَ نَاسٌ مِنْهُمْ فَأَكَلُوا مِنْهُ وَلَمْ يَأْكُلْ آخَرُونَ فَرُحْنَا إِلَيْهِ فَدَعَا الَّذِينَ لَمْ يَأْكُلُوا الْبَصَلَ وَأَخَّرَ الآخَرِينَ حَتَّى ذَهَبَ رِيحُهَا .
Terjemahan
Abu Sa'id al-Khudri melaporkan
Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) beserta para sahabatnya kebetulan melewati sebuah ladang di mana bawang ditabur. Orang-orang berhenti di sana dan makan dari itu, tetapi beberapa dari mereka tidak makan. Kemudian mereka (Sahabat Propbet) pergi kepadanya. Dia (pertama) memanggil orang-orang yang tidak makan bawang dan membiarkan yang lain (yang telah mengambil bawang) menunggu sampai baunya lenyap.