وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى، حَدَّثَنَا سَعِيدٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَنْ نَسِيَ صَلاَةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا "
Terjemahan
Qatada meriwayatkan tentang otoritas Anas b. Malik yang dikatakan oleh Rasulullah (صلى الله عليه وسلم)
Barangsiapa lupa shalat, atau ia tidur (dan itu dihilangkan), penebusannya adalah (hanya) bahwa ia harus memeliharanya ketika ia mengingatnya.