أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قِرَاءَةً أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، يَقُولُ وَاللَّهِمَا تُحِلُّ النَّارُ شَيْئًا وَلاَ تُحَرِّمُهُ .قَالَ ثُمَّ فَسَّرَ لِي قَوْلَهُ لاَ تُحِلُّ شَيْئًا لِقَوْلِهِمْ فِي الطِّلاَءِ وَلاَ تُحَرِّمُهُ
Terjemahan
'Ata' kata
"Aku mendengar Ibnu 'Abbas berkata: 'Demi Allah, api tidak membuat sesuatu yang diperbolehkan atau dilarang.'" Dia berkata: "Kemudian dia menjelaskan apa yang dia maksud dengan 'itu tidak diizinkan' mengacu pada apa yang mereka katakan tentang At-Tila' (jus anggur yang kental), dan dia menjelaskan apa yang dia katakan tentang 'itu tidak membuat dilarang' sebagai mengacu pada melakukan Wudu' setelah makan sesuatu yang telah disentuh oleh api."