Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 5737

Jenis Nabidh yang Diperbolehkan Diminum dan Jenis yang Tidak Diperbolehkan
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ الْحَرَّانِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُطِيعٌ، عَنْ أَبِي عُمَرَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ كَانَيُنْبَذُ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَيَشْرَبُهُ مِنَ الْغَدِ وَمِنْ بَعْدِ الْغَدِ فَإِذَا كَانَ مَسَاءُ الثَّالِثَةِ فَإِنْ بَقِيَ فِي الإِنَاءِ شَىْءٌ لَمْ يَشْرَبُوهُ أُهْرِيقَ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Ibnu 'Abbas berkata

"Nabidh akan dibuat untuk Rasulullah [SAW] dan dia akan meminumnya pada pagi hari, dan keesokan paginya. Kemudian pada malam sebelum hari ketiga, jika ada sesuatu yang tersisa di dalam bejana, mereka tidak akan meminumnya dan itu akan dibuang."