أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ، قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ، قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِنْ بِعْتَ مِنْ أَخِيكَ ثَمَرًا فَأَصَابَتْهُ جَائِحَةٌ فَلاَ يَحِلُّ لَكَ أَنْ تَأْخُذَ مِنْهُ شَيْئًا بِمَ تَأْخُذُ مَالَ أَخِيكَ بِغَيْرِ حَقٍّ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Abu Sa'id Al-Khudri berkata

“Pada masa Rasulullah, seorang ibu menderita kehilangan beberapa buah yang telah dibelinya, dan hutangnya bertambah. Rasulullah bersabda: “Berilah dia sedekah.” Maka rakyat memberinya sedekah, tetapi itu tidak cukup untuk membayar hutangnya. Rasulullah SAW bersabda: “Ambillah apa yang kamu temukan, tetapi kamu tidak memiliki hak untuk atau lebih dari itu.”