Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 4937

Menyebutkan Perbedaan yang Dilaporkan oleh Abu Bakr bin Muhammad dan 'Abdullah bin Abi Bakr dari 'Amrah Dalam Hadis Ini
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ حَدَّثَنَا قُدَامَةُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا مَخْرَمَةُ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ سَمِعْتُ عُثْمَانَ بْنَ أَبِي الْوَلِيدِ، مَوْلَى الأَخْنَسِيِّينَ يَقُولُ سَمِعْتُ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ، يَقُولُ كَانَتْ عَائِشَةُ تُحَدِّثُ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏"‏ لاَ تُقْطَعُ الْيَدُ إِلاَّ فِي الْمِجَنِّ أَوْ ثَمَنِهِ ‏"
Terjemahan
Makhramah menceritakan bahwa ayahnya berkata

“Saya mendengar 'Usman bin Abi al-Walid, budak Akhnasiyin yang dibebaskan, berkata: 'Saya mendengar 'Urwah bin Az-Zubair berkata; 'Aisha biasa menceritakan bahwa Nabi berkata: “Tangan (htief) tidak boleh dipotong untuk apa pun kecuali perisai atau nilainya yang setara.”