Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 3270

Ayah Menikahi Seorang Perawan Ketika Dia Tidak Mau
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ تُسْتَأْمَرُ الْيَتِيمَةُ فِي نَفْسِهَا فَإِنْ سَكَتَتْ فَهُوَ إِذْنُهَا وَإِنْ أَبَتْ فَلاَ جَوَازَ عَلَيْهَا ‏"
Terjemahan
Dikatakan bahwa Abu Hurairah berkata

Rasulullah SAW bersabda: “Seorang gadis yatim piatu harus dikonsultasikan sehubungan dengan pernikahan, dan jika dia diam, itu adalah izinnya. Jika dia menolak maka dia tidak boleh dipaksa.”