Sunan an-Nasa'i
Sunan an-Nasa'i 1654
Duduk sambil melakukan shalat sukarela, dan menyebutkan perbedaan yang dilaporkan dari Abu Ishaq mengenai hal itu
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَلَمَةَ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْمَا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَتَّى كَانَ أَكْثَرُ صَلاَتِهِ قَاعِدًا إِلاَّ الْفَرِيضَةَ وَكَانَ أَحَبُّ الْعَمَلِ إِلَيْهِ أَدْوَمَهُ وَإِنْ قَلَّ .
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Salamah, bahwa Umm Salamah berkata
"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tidak meninggal dunia sampai sebagian besar shalatnya dipanjatkan sambil duduk, kecuali shalat wajib, dan perbuatan yang paling disayanginya adalah yang dilakukan secara gigih, meskipun sedikit."