Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 1750

Tasbih setelah selesai witr dan varians yang dilaporkan dari Sufyan tentang hal itu
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا قَاسِمٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ زُبَيْدٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ كَانَيُوتِرُ بِـ ‏‏{‏ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى ‏}‏ وَ ‏‏{‏ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ‏}‏ وَ ‏‏{‏ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ‏}‏ وَيَقُولُ بَعْدَ مَا يُسَلِّمُ ‏"‏ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ‏"‏ ‏.‏ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ يَرْفَعُ بِهَا صَوْتَهُ
Terjemahan
Diriwayatkan dari Ibnu Abdur-Rahman bin Abza dari ayahnya bahwa

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa membaca dalam witr: "Muliakanlah nama Tuhanmu, Yang Maha Tinggi;' dan "Katakanlah: Wahai orang-orang!'; dan 'Katakanlah: Dialah Allah, (Yang Maha Esa)." Dan setelah dia mengucapkan salam, dia akan berkata: Subhanal-Malikil-Quddus (Kemuliaan bagi Yang Berdaulat, Yang Maha Kudus) meninggikan suaranya untuk ketiga kalinya."