أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ النَّحْرِ ‏"‏ مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ ‏"‏ ‏.‏ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا يَوْمٌ يُشْتَهَى فِيهِ اللَّحْمُ فَذَكَرَ هَنَةً مِنْ جِيرَانِهِ كَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم صَدَّقَهُ ‏.‏ قَالَ عِنْدِي جَذَعَةٌ هِيَ أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ شَاتَىْ لَحْمٍ ‏.‏ فَرَخَّصَ لَهُ فَلاَ أَدْرِي أَبَلَغَتْ رُخْصَتُهُ مَنْ سِوَاهُ أَمْ لاَ ثُمَّ انْكَفَأَ إِلَى كَبْشَيْنِ فَذَبَحَهُمَا
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Anas berkata

Rasulullah SAW bersabda pada hari pengorbanan: “Barangsiapa menyembelih kurbanya sebelum shalat, hendaklah ia mengulanginya.” Seorang pria berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah, ini adalah hari ketika orang ingin makan daging.” Dia menyebutkan bahwa tetangganya miskin dan seolah-olah Rasulullah mempercayainya. Beliau menjawab: “Sesungguhnya aku mempunyai jadha yang lebih berharga bagiku daripada menggiring domba untuk daging; maka dia memberinya izin (mengorbankan), tetapi aku tidak tahu apakah itu berlaku untuk orang lain atau tidak. Kemudian dia pergi ke arah dua domba jantan dan mempersembahkannya.” (Sahih)