أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فِي ثَوْبٍ دُونٍ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " أَلَكَ مَالٌ " . قَالَ نَعَمْ مِنْ كُلِّ الْمَالِ . قَالَ " مِنْ أَىِّ الْمَالِ " . قَالَ قَدْ آتَانِيَ اللَّهُ مِنَ الإِبِلِ وَالْغَنَمِ وَالْخَيْلِ وَالرَّقِيقِ . قَالَ " فَإِذَا آتَاكَ اللَّهُ مَالاً فَلْيُرَ عَلَيْكَ أَثَرُ نِعْمَةِ اللَّهِ وَكَرَامَتِهِ "
Terjemahan
Itu diceritakan dari Abu Al-Ahwas, dari ayahnya,
Bahwa dia datang kepada Nabi [SAW] mengenakan pakaian lusuh. Rasulullah SAW berkata kepadanya: “Apakah kamu memiliki harta?” Dia menjawab: “Ya, segala macam kekayaan.” Dia berkata: “Apa jenis kekayaan?” Dia berkata: “Allah telah memberikan kepadaku unta, ternak, domba, kuda dan budak.” Beliau berkata: “Jika Allah telah memberi kamu harta, maka biarlah dampak nikmat dan kemurahan Allah terhadapmu.”