أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ بِشْرٍ، - وَهُوَ ابْنُ الْمُفَضَّلِ - قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ أَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَكْتُبَ إِلَى الرُّومِ فَقَالُوا إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ مَخْتُومًا ‏.‏فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِي يَدِهِ وَنُقِشَ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Anas berkata

“Rasulullah (saw) ingin menulis surat kepada orang-orang Romawi, dan mereka (para sahabat) berkata: “Mereka tidak membaca surat apa pun kecuali memiliki meterai.” Jadi dia mengambil cincin perak dan seolah-olah aku bisa melihat putihnya di tangannya, dan terukir di atasnya (adalah kata-kata): 'Muhammad Rasul Allah. '”