أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ مُسْلِمِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ مُجَالِدِ بْنِ عَوْفٍ، قَالَ سَمِعْتُ خَارِجَةَ بْنَ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ قَالَنَزَلَتْ { وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا } أَشْفَقْنَا مِنْهَا فَنَزَلَتِ الآيَةُ الَّتِي فِي الْفُرْقَانِ { وَالَّذِينَ لاَ يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلاَ يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ } .
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Mujalid bin 'Awf berkata
“Saya mendengar Kharijah bin Zaid bin Thabit menceritakan bahwa ayahnya berkata: (Ayat) 'Dan barangsiapa membunuh seorang mukmin dengan sengaja, balasannya adalah neraka' diturunkan dan kami menjadi khawatir tentang hal itu. Kemudian diturunkan ayat di Al-Furqan, “Dan orang-orang yang tidak menyembah Allah selain Allah, atau membunuh orang yang dilarang Allah, kecuali dengan hak.”