أَخْبَرَنِي زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمنَهَى عَنِ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُزَابَنَةُ أَنْ يُبَاعَ مَا فِي رُءُوسِ النَّخْلِ بِتَمْرٍ بِكَيْلٍ مُسَمًّى إِنْ زَادَ لِي وَإِنْ نَقَصَ فَعَلَىَّ .
Terjemahan
Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa
Rasulullah melarang muzabanah. Ad Muzabanah adalah ketika apa yang merupakan seni, puncak pohon dijual dengan jumlah tertentu dari kurma kering; jika ada lebih banyak maka saya mendapatkan, dan jika ada lebih sedikit saya kehilangan.