أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ وَكِيعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمجَمَعَ بَيْنَهُمَا بِالْمُزْدَلِفَةِ صَلَّى كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بِإِقَامَةٍ وَلَمْ يَتَطَوَّعْ قَبْلَ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا وَلاَ بَعْدُ .
Terjemahan
Diriwayatkan dari Salim, dari ayahnya, bahwa Nabi (S.A.W) bergabung dengan mereka (Maghrib dan 'Isya') di Al-Muzdalifah, dan dia masing-masing berdoa dengan Iqamah, dan dia tidak melakukan shalat sukarela sebelum atau sesudah salah satu dari mereka.