Ahadits: “Kami telah diuji dengan kesulitan” dan, “Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya” dan, “Anak Adam, berilah dirimu untuk menyembah-Ku” Jami` at-Tirmidhi 2465

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا هَنَّادٌ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ صَبِيحٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبَانَ، وَهُوَ الرَّقَاشِيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ مَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهَ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ ‏"
Terjemahan
Anas bin Malik menceritakan bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

“Barangsiapa menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan membuat hatinya kaya, dan mengatur urusannya, dan dunia datang kepadanya apakah ia mau atau tidak. Dan barangsiapa menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah menempatkan kemiskinannya di depan matanya dan mengacaukan urusannya, dan dunia tidak datang kepadanya kecuali apa yang telah ditetapkan baginya.