Jami' at-Tirmidhi

Jami` at-Tirmidhi 2316

Salah satu keunggulan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak menjadi perhatiannya.
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الْجَبَّارِ الْبَغْدَادِيُّ، حَدَّثَنَاَ عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ تُوُفِّيَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَقَالَ يَعْنِي رَجُلٌ أَبْشِرْ بِالْجَنَّةِ ‏.‏ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ أَوَلاَ تَدْرِي فَلَعَلَّهُ تَكَلَّمَ فِيمَا لاَ يَعْنِيهِ أَوْ بَخِلَ بِمَا لاَ يَنْقُصُهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ
Terjemahan
Anas bin Malik menceritakan bahwa seorang pria di antara teman-temannya sedang sekarat sehingga dia berkata- artinya seorang pria berkata kepadanya

“Kabar gembira dari surga.” Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Kamu tidak tahu. Mungkin dia berbicara tentang apa yang tidak menjadi perhatiannya atau dia rakus dengan apa yang tidak akan menguranginya.”