حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ الْبَصْرِيُّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ لَوْ أَنَّ النَّاسَ يَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ مِنَ الْوَحْدَةِ مَا سَرَى رَاكِبٌ بِلَيْلٍ ‏"‏ ‏.‏ يَعْنِي وَحْدَهُ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan 'Amr bin Syu'aib

Dari ayahnya, dari kakeknya bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata: “Penunggangnya (tunggal) adalah seorang syetan, dan dua perampok adalah dua syetan. Tiga adalah pesta perjalanan.

[Abu 'Eisa berkata:] Hadis Ibnu 'Umar (no, 1673) adalah Hasan Sahih. Kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalan ini; sebagai narasi 'Asim. Dan dia adalah Ibn Muhammad bin Zaid bin 'Abdullah bin 'Umar.

Muhammad berkata: “Dia adalah orang yang dapat dipercaya dan benar. Dan 'Asim bin 'Umar Al-'Umari lemah dalam hadis, saya tidak melaporkan apa-apa darinya.” Hadis 'Abdullah bin 'Amr (no. 1674) lebih baik.