Jami' at-Tirmidhi

Kitab tentang Al-Witir

أَبْوَابُ الْوِتْرِ

Bab 1: Apa Yang Telah Terkait Tentang Kebajikan Al-Witr

مَا جَاءَ فِي فَضْلِ الْوِتْرِ

Jami` at-Tirmidhi 452
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Kharijab bin Hudhafah dinyatakan

“Rasulullah datang kepada kami dan dia berkata: “Sesungguhnya Allah telah menolong kamu dengan shalat yang lebih baik bagimu daripada unta merah, Al-Witr yang dibuat Allah untukmu antara shalat Isya sampai dengan mulainya Al-Fajr.”

Bab 2: Apa yang Sudah Terkait Tentang Al-Witr Bukan Petahana

مَا جَاءَ أَنَّ الْوِتْرَ لَيْسَ بِحَتْمٍ

Jami` at-Tirmidhi 453
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ali dijo

“Al-Witr tidak seperti shalat wajibmu, melainkan sunnah Rasulullah yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Wits (Satu), dan Dia mencintai al-Witr, maka lakukanlah Al-Witr wahai Ahli Al-Qur'an.”

Jami` at-Tirmidhi 454
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Sufyan Ath-Thawri dan yang lainnya melaporkan dari Abu Ishaq, dari Asim bin Damrah, bahwa

Ali berkata: “Al-Witr tidak seperti status shalat wajib, tetapi itu adalah sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah.”

Bab 3: Apa Yang Terkait Tentang Tidak Suka Tidur Sebelum Al-Witr

مَا جَاءَ فِي كَرَاهِيَةِ النَّوْمِ قَبْلَ الْوِتْرِ

Jami` at-Tirmidhi 457
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan

“Rasulullah memerintahkan saya untuk melakukan Al-Witr sebelum tidur.”

Bab 4: Apa yang Terkait Tentang Al-Witr Pada Awal Malam Dan Akhir Malam

مَا جَاءَ فِي الْوِتْرِ مِنْ أَوَّلِ اللَّيْلِ وَآخِرِهِ

Jami` at-Tirmidhi 456
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Masruq menceritakan bahwa

dia bertanya kepada Aisha tentang Witr Nabi. Dia berkata: “Dia akan melakukan witr sepanjang malam; (baik) awal, tengah, atau akhir. Maka ketika dia meninggal, witirnya berakhir, selama mendekati As-Sahar.”

Bab 5: Apa Yang Terkait Tentang Tujuh Rak'at Bagi Al-Witr

مَا جَاءَ فِي الْوِتْرِ بِسَبْعٍ

Jami` at-Tirmidhi 457, 458
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salamah dinarasikan

“Nabi akan melakukan witr dengan tiga belas [raka'at]. Ketika dia lebih tua dan menjadi lemah, dia melakukan Witr dengan tujuh.”

Bab 6: Apa Yang Terkait Tentang Lima Raka'at Bagi Al-Witr

مَا جَاءَ فِي الْوِتْرِ بِخَمْسٍ

Jami` at-Tirmidhi 459
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Aisha menceritakan

“Shalat malam Rasulullah adalah tiga belas raka'at, lima di antaranya adalah witirnya, tidak duduk di salah satu dari mereka kecuali di ujung mereka. Ketika Mu'adh-dhin memanggil Adzan, dia akan berdiri untuk melakukan dua cahaya (raka'at).

Bab 7: Apa yang Terkait Tentang Tiga Raka'at Bagi Al-Witr

مَا جَاءَ فِي الْوِتْرِ بِثَلاَثٍ

Jami` at-Tirmidhi 460
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ali menceritakan

“Rasulullah akan melakukan Al-Witr dengan tiga, membacakan sembilan surat dari Mufassal di dalamnya, membacakan tiga surah di setiap raka'at dengan Katakan: “Allah itu Satu.” Di akhir mereka.” Muhammad bin Sirin berkata: “Mereka akan melakukan Al-Witr dengan lima, dengan tiga, dan dengan satu raka'at, dan mereka menganggap semua itu baik.”

Bab 8: Apa Yang Terkait Tentang Satu Rak'at Bagi Al-Witr

مَا جَاءَ فِي الْوِتْرِ بِرَكْعَةٍ

Jami` at-Tirmidhi 461
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Anas bin Sirin menceritakan bahwa

Dia bertanya kepada Ibnu Umar tentang panjang dua raka'at (sebelum) Al-Fajr. Dia berkata: “Nabi akan shalat dua dan dua pada malam hari, dan dia akan melakukan Al-Witr dengan satu raka'at. Dan dia akan shalat dua raka'at sementara dia mendengar adzan [artinya itu ringan].”

Bab 9: Apa yang Terkait [Tentang] Apa yang Dibacakan Selama Al-Witr

مَا جَاءَ فِيمَا يُقْرَأُ بِهِ فِي الْوِتْرِ

Jami` at-Tirmidhi 462
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Abbas menceritakan

Rasulullah bersabda pada waktu Al-Witr: “Muliakanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi” dan “Katakanlah: Wahai orang-orang yang kafir!” dan “Katakanlah: “Allah itu Satu” di setiap raka'at.

Jami` at-Tirmidhi 463
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdul Aziz bin Juraij dijo

“Saya bertanya kepada Aisha tentang apa (pembacaan) Rasulullah akan melakukan Al-Witr. Dia berkata: “Pada yang pertama dia akan membacakan: “Muliakanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi, pada yang kedua: Katakanlah: Wahai orang-orang yang tidak percaya! Dan pada yang ketiga: Katakanlah: “Allah itu Satu” dan “Mu'awwidhatain”.

Bab 10: Apa Yang Telah Terkait Tentang Qunut Di Al-Witr

مَا جَاءَ فِي الْقُنُوتِ فِي الْوِتْرِ

Jami` at-Tirmidhi 464
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Al-Hasan bin Ali (semoga Allah berkenan kepadanya) berkata

“Rasulullah mengajari saya beberapa frasa untuk dikatakan selama Al-Witr (Allahummahdini fiman hadait, wa a'fini fiman afait, wa tawallani fiman tawallait, wa barik Li fima atait, wa qini sharra ma qadait, fa Innaka taqdi wa la yuqda Alaik, wa innahu la yadhillu man walait, tabarakta rabba yang diucapkan.) “Ya Allah beri petunjuk kepadaku di antara orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, ampunilah aku di antara orang-orang yang telah Engkau ampuni, jadikanlah aku di antara orang-orang yang telah Kaujadikan sahabat, berkatilah aku dengan apa yang telah Engkau berikan, dan selamatkanlah aku dari kejahatan yang Engkau putuskan. Sesungguhnya Engkau telah menetapkan dan tidak ada yang dapat memberi ketetapan dan tidak ada yang dapat memberi ketetapan atas Engkau. Sesungguhnya dia tidak dipermalukan dengan orang yang telah Kaukahi, berbahagialah Engkau Tuhan kami yang Maha Tinggi”.

Bab 11: Apa yang Terkait Tentang Seorang Pria yang Tidur Melewati Al-Witr Atau Melupakannya

مَا جَاءَ فِي الرَّجُلِ يَنَامُ عَنِ الْوِتْرِ أَوْ يَنْسَاهُ

Jami` at-Tirmidhi 465
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa tidur melewati Al-Witr atau melupakannya, maka hendaklah dia shalat ketika dia mengingatnya atau ketika dia bangun.”

Jami` at-Tirmidhi 466
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Zaid bin Aslam menceritakan dari ayahnya bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur melewati Al-Wirnya maka hendaklah dia shalat di pagi hari.”

Bab 12: Apa yang Terkait Tentang Menjelang Pagi Dengan Al-Witr

مَا جَاءَ فِي مُبَادَرَةِ الصُّبْحِ بِالْوِتْرِ

Jami` at-Tirmidhi 467
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Mulailah pagi dengan Al-Witr.”

Jami` at-Tirmidhi 468
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Lakukan witr sebelum pagi datang kepadamu.”

Jami` at-Tirmidhi 469
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila mulai beribadah, maka tiap-tiap shalat malam dan al-Witr telah pergi, maka lakukanlah Al-Witr sebelum Fajr dimulai.”

Bab 13: Apa yang Terkait Tentang 'Tidak Ada Dua Witr Dalam Satu Malam'

مَا جَاءَ لاَ وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

Jami` at-Tirmidhi 470
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Qais bin Talq bin Ali menceritakan bahwa

Ayahnya berkata: “Aku mendengar Rasulullah berkata: “Tidak ada dua witir dalam satu malam.”

Jami` at-Tirmidhi 471
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Salamah dinarasikan

“Nabi akan shalat dua raka'at setelah Al-Witr.”