Jami' at-Tirmidhi

Kitab tentang Salat (Doa)

كتاب الصلاة

Bab 200: Sesuatu Lain Tentang Itu

مِنْهُ آخَرُ

Jami` at-Tirmidhi 428
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Umm Habibah istri Nabi (S) menceritakan bahwa

Dia mendengar Rasulullah berkata: “Barangsiapa mempertahankan empat raka'at sebelum Az-Zuhr dan empat rakat sesudahnya, maka Allah mengharamkan dia dari neraka.”

Bab 201: Apa yang Terkait Tentang Empat Rak'at Sebelum Asr

مَا جَاءَ فِي الأَرْبَعِ قَبْلَ الْعَصْرِ

Jami` at-Tirmidhi 429
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ali menceritakan

“Rasulullah shalat empat rakaat sebelum Al-Asr memisahkan antara mereka dengan At-Taslim atas malaikat yang dekat (kepada Allah) dan orang-orang yang mengikutinya di antara Muslim dan orang-orang mukmin.”

Jami` at-Tirmidhi 430
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Semoga Allah merahmati orang yang shalat empat kali sebelum Al-Asr.”

Bab 202: Apa yang Terkait Tentang Dua Raka'at Sesudah Maghrib Dan Bacaan di Dalamnya

مَا جَاءَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَالْقِرَاءَةِ فِيهِمَا

Jami` at-Tirmidhi 431
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdullah bin Mas'ud menceritakan

“Saya tidak dapat menghitung (berapa kali) saya mendengar Rasulullah membaca dua rakaat setelah Al-Maghrib dan dua raka'at sebelum Salatul-Fajr dengan: Katakanlah: “Wahai orang-orang yang tidak percaya!” dan katakanlah: “Dialah Allah Yang Maha Esa.”

Bab 203: Apa Yang Telah Terkait Tentang Dia (S) Berdoa Mereka Di Rumah

مَا جَاءَ أَنَّهُ يُصَلِّيهِمَا فِي الْبَيْتِ

Jami` at-Tirmidhi 432
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan

“Saya shalat dua raka'at setelah Al-Maghrib bersama Nabi (S) di rumahnya.”

Jami` at-Tirmidhi 433
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan

“Aku hafal sepuluh raka'at dari Rasulullah (S) yang dia sembahakan dalam satu malam dan sehari: dua rakaat sebelum az-zuhr, dua rakaat sesudahnya; dua rakaat setelah Al-Maghrib dan dua rakaat setelah Isya yang terakhir.” Beliau berkata: “Dan Hafsa menceritakan kepadaku bahwa dia (S) akan shalat dua rakaat sebelum Al-Fajar.”

Jami` at-Tirmidhi 434
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar

memiliki narasi serupa

Bab 204: Apa Yang Terkait Tentang Kebajikan Enam Raka'at Sukarela Setelah Al-Maghrib

مَا جَاءَ فِي فَضْلِ التَّطَوُّعِ وَسِتِّ رَكَعَاتٍ بَعْدَ الْمَغْرِبِ

Jami` at-Tirmidhi 435
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa shalat enam rakaat setelah Al-Maghrib, dan dia tidak berbicara tentang apa pun di antara keduanya, maka mereka akan dihitung sebagai dua belas tahun ibadah.”

Bab 205: Apa yang Terkait Tentang Dua Raka'at Setelah Isha

مَا جَاءَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ

Jami` at-Tirmidhi 436
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abdullah bin Shaqiq dijo

“Saya bertanya kepada Aisha tentang shalat Rasulullah (S). Dia berkata: “Dia akan shalat empat raka'at sebelum Az-Zuhr dan dua raka'at setelahnya, dan dua rakaat setelah Al-Maghrib, dan dua raka'at setelah Al-Isya, dan dua rakaat sebelum Al-Fajr.”

Bab 206: Apa yang Terkait Tentang Shalat Malam Adalah Dua demi Dua

مَا جَاءَ أَنَّ صَلاَةَ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى

Jami` at-Tirmidhi 437
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Umar menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Shalat di malam hari adalah dua demi dua. Maka apabila kamu takut akan fajar, maka jadikanlah itu satu demi satu, dan jadikanlah shalat yang terakhir dari kalian menjadi aneh”.

Bab 207: Apa Yang Telah Terkait Tentang Keutamaan Shalat Di Malam Hari

مَا جَاءَ فِي فَضْلِ صَلاَةِ اللَّيْلِ

Jami` at-Tirmidhi 438
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Puasa yang paling baik setelah bulan Ramadhan adalah bulan Muharram Allah. Dan shalat yang paling baik setelah diwajibkan adalah shalat malam.

Bab 208

مَا جَاءَ فِي وَصْفِ صَلاَةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بِاللَّيْلِ

Jami` at-Tirmidhi 439
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Sa'eed bin Abi Sa'eed Al-Maqburi menceritakan bahwa

Sa'eed bin Abi Sa'eed Al-Maqburi menceritakan bahwa Abu Salamah memberitahunya bahwa ia telah bertanya kepada Aishah "Bagaimana kabar Rasul Allah (A) [di malam hari] selama Ramadan?" Dia berkata "Rasulullah akan berdoa - baik pada Ramadan maupun bulan lain - lebih dari sebelas Rak'ah. Dia akan berdoa empat, dan tidak bertanya tentang keunggulan atau panjangnya, lalu dia akan berdoa empat, dan tidak bertanya tentang keunggulan atau panjangnya, maka dia akan berdoa tiga." Aishah berkata, "Aku bertanya, wahai Rasulullah! Apakah kamu tidur sebelum melakukan Witr?" Dia berkata 'Oh Aishah! Memang mataku mengantuk tapi hatiku tidak tidur.'"

Jami` at-Tirmidhi 440
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Aisha menceritakan

“Rasulullah SAW akan shalat sebelas raka'at pada malam hari, dan menyuruh mereka pergi dengan satu rakaat. Ketika dia selesai, dia akan berbaring di sisi kanannya.”

Jami` at-Tirmidhi 441
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Narator yang disebutkan

RanTAI lain dengan narasi serupa

Bab 209: Sesuatu Lain Tentang Itu (Doa Malam)

مِنْهُ

Jami` at-Tirmidhi 442
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Abbas menceritakan

“Nabi (S) akan shalat tiga belas raka'at di malam hari.”

Bab 210: Sesuatu Lain Tentang Itu (Doa Malam)

مِنْهُ

Jami` at-Tirmidhi 443
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Aisha menceritakan

“Nabi (S) akan shalat sembilan raka'at di malam hari.”

Jami` at-Tirmidhi 444
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Narator tidak disebutkan

(RanTAI lain dengan narasi serupa)

Jami` at-Tirmidhi 445
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Aisha menceritakan

“Ketika Nabi (S) tidak shalat di malam hari karena dia dicegah karena tidur atau mengantuk maka dia akan shalat dua belas rakaat di siang hari.”

Bab 211: [Apa yang telah diceritakan] Tentang Tuhan Diberkati dan Maha Tinggi Dia, Turun ke Langit Bumi setiap Malam

مَا جَاءَ فِي نُزُولِ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا كُلَّ لَيْلَةٍ

Jami` at-Tirmidhi 446
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Allah, Maha Suci lagi Maha Tinggi, turun ke langit bumi setiap malam ketika sepertiga pertama malam telah berlalu. Dia berkata: “Akulah Yang Berdaulat. Adakah orang yang berseru kepada-Ku supaya Aku dapat menanggapinya? Adakah orang yang meminta kepada-Ku agar Aku berikan kepadanya? Adakah orang yang meminta ampunan dari-Ku supaya Aku mengampuninya?” Dia melanjutkan dalam hal itu sampai penerangan Al-Fajr.”

Bab 212: Apa yang Terkait Tentang Bacaan Di Malam Hari

مَا جَاءَ فِي قِرَاءَةِ اللَّيْلِ

Jami` at-Tirmidhi 447
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Qatadah menceritakan bahwa

Rasulullah SAW berkata kepada Abu Bakr: “Aku telah melewatimu ketika kamu membaca dan suaramu rendah.” Dia berkata: “Aku biarkan Dia yang aku konsultasikan mendengar.” Dia berkata: “Tinggikan suaramu.” Kemudian dia berkata kepada Umar: “Aku lewat ketika kamu membaca dan suaramu keras.” Maka dia berkata: “Aku mengusir rasa kantuk dan menjauhkan Ash-Syaitan.” Jadi dia berkata: “Turunkan suaramu.”