Bulugh al-Maram

Pemakaman

كتاب الجنائز

Bab

Bulugh al-Maram 580

'Amir bin Rabi'ah (RAA) menceritakan bahwa Rasulullah (ﷺ) berdoa untuk 'Utsman bin Madh'un, lalu pergi ke kuburan dan menaburkan tiga genggam tanah saat dia berdiri. ' Terkait oleh Ad-Darqutni.

Bulugh al-Maram 582
Damrah bin Habib (salah seorang dari Tabi'in atau pengikut sahabat) menceritakan, “Mereka (para sahabat yang dia temui) merekomendasikan bahwa setelah kuburan diratakan dan orang-orang pergi, seseorang harus berdiri di dekat kuburan dan berkata tiga kali kepada orang yang meninggal, 'Wahai orang itu, katakanlah

“Tidak ada tuhan selain Allah”, 'Wahai orang itu, katakanlah: “Allah adalah Tuhanku, Islam adalah agama saya, dan Muhammad adalah nabi saya.” Dikutip oleh Sa'id bin Mansur.

Bulugh al-Maram 587

Abu Sa'id Al-Khudri (RAA) menceritakan bahwa Rasulullah (ﷺ) mengutuk para wanita yang meratap dan mereka yang mendengarkan mereka. Dikutip oleh Abu Dawud.

Bulugh al-Maram 588

Umm 'Atiyah (RAA) menceritakan bahwa Rasulullah (ﷺ) membuat kami berjanji bahwa kami tidak akan meratap. Disepakati.

Bulugh al-Maram 591

Anas (RAA) menceritakan Menghadiri pemakaman salah satu putri Nabi (ﷺ) Dia sedang duduk di sisi kuburan dan matanya meneteskan air mata. ' Dikutip dari Al-Bukhari.

Bulugh al-Maram 594

Sulaiman bin Buraidah menceritakan atas otoritas ayahnya (RAA) bahwa Nabi (ﷺ) mengajarkan kepada kita bahwa ketika kita mengunjungi kuburan kita harus berkata, “Salam atas kamu, hai pria dan wanita yang beriman, wahai penghuni tempat ini. Sesungguhnya, dengan kehendak Allah, kami akan bergabung dengan kalian. Kami mohon kepada Allah untuk memberi kami dan kamu kesejahteraan.” Dikutip oleh Muslim.