Jami' at-Tirmidhi

Bab tentang Kesalehan Dan Memelihara Hubungan Baik dengan Kerabat

كتاب البر والصلة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Pengeluaran untuk Anak Perempuan Dan Saudari

Jami` at-Tirmidhi 1916
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, atau tiga saudara perempuan, atau dua anak perempuan, atau dua saudara perempuan dan dia bergaul dengan mereka dan takut kepada Allah tentang mereka, maka surga baginya.

Bab : Apa yang Terkait Tentang Mengasihani Anak Yatim dan Membesarkannya

Jami` at-Tirmidhi 1917
Ibnu Abbas menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa membawa seorang yatim piatu di antara kaum muslimin untuk membangkitkan, memberi makan dan memberinya minuman, maka Allah memasukkannya ke dalam surga tanpa keraguan, kecuali dia telah melakukan dosa yang tidak diampuni baginya.”

Jami` at-Tirmidhi 1918
Sahl bin Sa'd menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan penolong seorang yatim piatu akan berada di surga seperti keduanya.” Dan dia menunjukkan dengan jari-jarinya, yang berarti telunjuk dan jari tengahnya

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Berbelas Kasih Dengan Anak Laki-Laki

Jami` at-Tirmidhi 1921
Ibnu Abbas menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Dia bukan salah satu dari kita yang tidak mengasihani anak-anak kita, menghormati para penatua kita, dan memerintahkan kebaikan dan melarang kejahatan.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Berbelas Kasih Dengan Manusia

Jami` at-Tirmidhi 1922
Jarir bin Abdullah menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Barangsiapa tidak menunjukkan rahmat kepada manusia, maka Allah tidak akan menunjukkan rahmat kepadanya.”

Jami` at-Tirmidhi 1923
Abu Hurairah menceritakan bahwa Abul-Qasim berkata

“Rahmat tidak dihilangkan (dari siapa pun) kecuali dari orang yang fasik.”

Bab : (Apa yang Sudah Terkait) Tentang An-Nasihah

Jami` at-Tirmidhi 1925
Jarir bin Abdullah menceritakan

“Saya berjanji kepada Nabi untuk mendirikan shalat, memberikan zakat, dan memberikan nasihat yang tulus kepada setiap Muslim.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Menghibur Saudara

Jami` at-Tirmidhi 1933
Anas dijo

“Ketika 'Abdurrahman bin 'Awf tiba di Madinah, Rasulullah membangun ikatan persaudaraan antara dia dan Sa'd bin Ar-Rabi. Jadi dia berkata kepadanya: “Kemarilah, aku akan membagi hartaku dan memberimu setengah, dan aku memiliki dua istri, aku akan menceraikan salah satu dari mereka, dan ketika dia menyelesaikan masa tunggu, kamu boleh menikahinya.” Dia berkata: “Semoga Allah memberkati Anda dalam keluarga dan harta Anda. Tunjukkan di mana pasar berada.” Jadi mereka menunjukkan kepadanya di mana pasar itu berada dan dia tidak kembali pada hari itu kecuali dengan sedikit keju cottage dan lemak masak yang dia dapatkan sebagai keuntungan. Rasulullah melihatnya setelah itu, dan dia memiliki jejak kuning pada dirinya. Jadi dia berkata kepadanya: “Apa ini?” Dia berkata: “Aku menikahi seorang wanita dari Ansar.” Dia berkata: “Mas kawin apa yang kamu berikan padanya?” Beliau berkata: “Batu kurma (dari emas), Humaid berkata: “Atau dia berkata: - emas sama dengan berat batu kurma.” Maka dia berkata: “Adakanlah jamuan makan, walaupun hanya dengan seekor domba saja.”

Bab

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Menjadi Patuh Kepada Orang Tua.

Jami` at-Tirmidhi 1897
Bahz bin Hakim menceritakan dari ayahnya, dari kakeknya yang mengatakan

“Aku berkata, 'Wahai Rasulullah! Siapakah yang paling pantas dihormati?” Dia berkata: “Ibumu.” Dia berkata: “Aku berkata: 'Lalu siapa? ' Dia berkata: “Ibumu.” Dia berkata: “Aku berkata: 'Lalu siapa? ' Dia berkata: “Ibumu.” Dia berkata: “Aku berkata: 'Lalu siapa? ' Dia berkata: “Kemudian ayahmu, lalu kerabat terdekat, lalu kerabat terdekat.”

Bab : Apa Yang Telah Terjadi Tentang Kebajikan Menyenangkan Orang Tua Seseorang

Jami` at-Tirmidhi 1900
Abu 'Abdur-Rahman As-Sulami diriwayatkan dari Abu Ad Darda'.

Dia berkata bahwa seorang pria datang dan berkata: “Saya memiliki seorang istri yang ibu saya perintahkan untuk menceraikannya.” Maka Abu Ad-Darda berkata: “Aku mendengar Rasulullah berkata: 'Ayah adalah pintu tengah menuju surga. Jadi jika kamu mau, maka abaikan pintu itu, atau lindungi itu.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Orang Tua yang Tidak Tatuh

Jami` at-Tirmidhi 1902
Abdullah bin 'Amr menceritakan bahwa

Rasulullah SAW bersabda: “Adalah salah satu dosa terbesar seseorang mengutuk orang tuanya.” Mereka berkata: “Wahai Rasulullah! Apakah seorang pria mengutuk orang tuanya?” Dia berkata: “Ya. Dia secara lisan melecehkan ayah seorang pria, yang pada gilirannya, secara lisan melecehkan ayahnya, dan dia (membalas dan) mengutuk ibunya, jadi dia mengutuk ibunya.”

Bab : Tentang Menjadi Patuh Kepada Bibi Ibu

Jami` at-Tirmidhi 1904
Al-Bara' bin Azib menceritakan bahwa

Nabi berkata: “Bibi dari ibu memegang status yang sama dengan ibu.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Memohon Untuk Orang Tua Seseorang

Jami` at-Tirmidhi 1905
Abu Harairah menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Tiga permohonan diterima, tidak ada keraguan di dalamnya (akan diterima): permohonan orang yang tertindas, permohonan pengembara, dan permohonan ayahnya terhadap anaknya.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Memutuskan Ikatan Kekerabatan

Jami` at-Tirmidhi 1907
Abu Salamah dijo

“Abu [Ar-Raddad] Al-Laithi mengeluh (tentang penyakit). Maka Abdurrahman bin 'Awf mengunjunginya. Beliau berkata: “Yang terbaik di antara kalian, dan yang paling cocok untuk memelihara hubungan baik, sejauh yang saya tahu, adalah Abu Muhammad ('Abdurrahman bin 'Awf). Maka 'Abdurrahman bin 'Awf' berkata: “Saya mendengar Rasulullah berkata: “Allah Maha Terberkati dan Maha Tinggi, berfirman: 'Akulah Allah, dan aku adalah Ar-Rahman. Aku menciptakan Rahim (rahim), dan menamainya dengan nama-Ku. Maka barangsiapa yang memelihara hubungan baik dengannya, maka aku memelihara hubungan baik dengannya, dan barangsiapa yang mematahkannya, maka aku telah selesai bersamanya.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Menghubungkan Ikatan Kekerabatan

Jami` at-Tirmidhi 1909
Muhammad bin Jubair bin Mut'im menceritakan dari ayahnya, bahwa

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa memutuskan hubungan tidak akan masuk surga.” Ibnu Abi 'Umar berkata: “Sufyan berkata: 'Artinya: Ikatan rahim.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Pengeluaran untuk Anak Perempuan Dan Saudari

Jami` at-Tirmidhi 1912
Abu Sa'id Al-Khudri menceritakan bahwa

Rasulullah bersabda: “Tidak ada seorang pun yang memiliki tiga anak perempuan, atau tiga saudara perempuan, dan dia memperlakukan mereka dengan baik, kecuali dia masuk surga.”

Bab : Apa yang Terkait Tentang Kasih Sayang Muslim Untuk Muslim

Jami` at-Tirmidhi 1928
Abu Musa al-Ash'arf menceritakan bahwa Rasulullah berkata

Bagi orang mukmin adalah bagian-bagian dari sebuah bangunan, masing-masing menyokong yang lain.”

Jami` at-Tirmidhi 1929
Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Sesungguhnya seorang di antara kamu adalah bayangan saudaranya. Jadi jika dia melihat sesuatu yang merugikan dalam dirinya, maka biarlah dia menghapusnya darinya.”

Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Membela (Kehormatan) Muslim

Jami` at-Tirmidhi 1931
Abu Ad-Darda menceritakan bahwa Rasulullah berkata

“Barangsiapa melindungi kehormatan saudaranya, maka Allah akan melindungi wajahnya dari neraka pada hari kiamat.