Bab tentang Kesalehan Dan Memelihara Hubungan Baik dengan Kerabat
كتاب البر والصلة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Iri
“Tidak ada kecemburuan kecuali dua orang: seseorang yang Allah berikan kepadanya harta dan dia membelanjakannya pada waktu malam dan siang hari. Dan seseorang yang Allah berikan kepadanya Al-Qur'an, maka dia berdiri bersamanya (dalam shalat) pada malam hari dan siang hari.
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Memperbaiki Tata Acara
“Orang yang membawa kedamaian di antara orang-orang bukanlah pembohong, dia mengatakan sesuatu yang baik, atau melaporkan sesuatu yang baik.”
“Tidak sah untuk berbohong kecuali dalam tiga kasus: Sesuatu yang dikatakan pria itu kepada istrinya untuk menyenangkannya, berbohong selama perang, dan berbohong untuk membawa perdamaian di antara orang-orang.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Penipuan Dan Kecurangan
“Barangsiapa yang mencelakakan, maka Allah akan mencelakanya, dan barangsiapa yang keras maka Allah akan sangat keras terhadapnya.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Memukuli Dan Menyalahgunakan Pelayan
“Saya sedang memukuli seorang budak saya dan saya mendengar seseorang di belakang saya berkata: 'Waspadalah wahai Abu Mas'ud! Waspadalah wahai Abu Mas'ud! ' Maka aku berbalik dan melihat bahwa itu adalah Rasulullah. Dia berkata: “Allah lebih berkuasa atas kamu daripada kamu atas dia.” Abu Mas'ud berkata: “Saya tidak pernah memukul seorang pun budak saya sejak saat itu.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Mendisiplinkan Anak
“Bahwa seseorang mendisiplinkan anaknya lebih baik baginya daripada memberi sa' sebagai sedekah.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Bersyukur Kepada Orang Yang Baik Kepada Anda
“Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Pertemuan Harus Diadakan Dalam Kepercayaan
“Ketika seorang pria menceritakan sebuah narasi, maka dia melihat sekeliling, maka itu adalah kepercayaan.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Kekikiran
“Orang yang beriman itu mulia secara naif dan orang yang kikir itu berkhianat dengan tipu daya.”
Bab : Apa yang Terkait Tentang Pengeluaran Untuk Keluarga
“Pengeluaran seorang pria untuk keluarganya adalah amal.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Perhotelan Dan Apa Batas Perhotelan
“Mataku melihat Rasulullah, dan telingaku mendengar dia berbicara ketika dia berbicara dan dia berkata: 'Barangsiapa yang percaya kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia menghormati tamunya dengan pahala. ' Mereka berkata: “Apakah pahala itu?” Dia berkata: “Siang dan malam.” Beliau berkata: “Dan keramahan selama tiga hari, apa yang lebih dari itu adalah sedekah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia mengatakan apa yang baik atau diam.
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Wajah Tersenyum Dan Ceria
“Setiap kebaikan adalah amal. Sesungguhnya di antara yang baik adalah bertemu dengan saudaramu dengan wajah tersenyum, dan menuangkan apa yang tersisa di ember Anda ke dalam wadah saudaramu.
Bab : Apa yang Terkait Tentang Al-Fuhsh (Kecabulan) [Dan At-Tafahhush (Mengucapkan Kecaman)]
“Yang terbaik di antara kamu adalah orang-orang yang paling baik dalam perilaku.” Dan Nabi bukanlah orang yang cabul, dan tidak juga orang yang mengucapkan kata-kata cabul.
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Seorang Saudara yang Memohon Untuk Saudaranya Dalam Ketidakhadirannya
“Tidak ada permohonan yang lebih mudah ditanggapi, daripada permohonan yang dibuat untuk orang yang tidak hadir.”
Bab : Apa Yang Telah Terkait Tentang Fitnah
“Janganlah kamu menjijikkan orang mati dan dengan itu mencelakakan orang yang hidup.”
Bab : Apa yang Terkait Tentang Kecurigaan Buruk
“Waspadalah terhadap Zann (kecurigaan), sesungguhnya Zann adalah ucapan yang paling palsu.”
Bab : Apa yang Terkait Tentang Bercanda
Mereka berkata: “Wahai Rasulullah! Kau bercanda dengan kami?” Dia berkata: “Sesungguhnya aku tidak mengatakan kecuali apa yang benar.” (Hasan) '
“Wahai pemilik dua telinga!” Mahmud berkata: “Abu Usamah berkata: 'Dia hanya bermaksud itu sebagai lelucon. '”
Bab : Apa yang Terkait Tentang Berdebat
“Sudah cukup dosa bagimu sehingga kamu tidak pernah berhenti berselisih.”
Bab : Apa yang Terkait Tentang Menjadi Sopan
“Seorang pria meminta izin untuk masuk ke Rasulullah ketika aku bersamanya, maka dia berkata: “Sungguh anak yang jahat dari sukunya, atau saudara dari sukunya.” Kemudian dia mengakuinya dan berbicara dengannya. Ketika dia pergi, saya berkata: 'Wahai Rasulullah! Kau mengatakan apa yang kau katakan tentang dia. Lalu kamu berbicara dengan sopan dengannya?” Beliau berkata: “Wahai Aisha! Sesungguhnya di antara orang-orang yang paling jahat adalah orang-orang yang dihindari oleh manusia atau yang ditinggalkan manusia karena takut akan ucapannya yang kotor.