حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْوَرَكَانِيُّ، أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ، - يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ - عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، فِي خَبَرِ الْمُتَلاَعِنَيْنِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "أَبْصِرُوهَا فَإِنْ جَاءَتْ بِهِ أَدْعَجَ الْعَيْنَيْنِ عَظِيمَ الأَلْيَتَيْنِ فَلاَ أُرَاهُ إِلاَّ قَدْ صَدَقَ وَإِنْ جَاءَتْ بِهِ أُحَيْمِرَ كَأَنَّهُ وَحَرَةٌ فَلاَ أُرَاهُ إِلاَّ كَاذِبًا " . قَالَ فَجَاءَتْ بِهِ عَلَى النَّعْتِ الْمَكْرُوهِ .
Terjemahan
Mengenai kisah dua orang yang saling melaknat (li'an), Sahl bin Sa'd meriwayatkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Perhatikanlah dia. Jika ia melahirkan anak yang matanya sangat hitam dan pantatnya besar, maka aku tidak menganggapnya melainkan telah berkata benar. Dan jika ia melahirkan anak yang kemerahan bagaikan waharah (sejenis kadal merah), maka aku tidak menganggapnya melainkan telah berdusta." Perawi berkata: Maka ia pun melahirkan anak sesuai dengan ciri-ciri yang tidak disukai tersebut.