Sunan Abi Dawud

Doa (Kitab Al-Salat): Aturan Hukum Terperinci tentang Doa selama Perjalanan

كتاب صلاة السفر

Bab 433

مَنْ قَالَ يَقُومُ صَفٌّ مَعَ الإِمَامِ وَصَفٌّ وِجَاهَ الْعَدُوِّ

Sunan Abi Dawud 1237
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam salat bersama para sahabatnya dalam keadaan khauf (takut), lalu beliau menjadikan mereka di belakang beliau dua saf, lalu beliau salat bersama orang-orang yang berada tepat di belakang beliau satu rakaat, kemudian beliau berdiri dan tetap berdiri hingga orang-orang yang berada di belakang mereka salat satu rakaat, kemudian mereka maju ke depan sedangkan orang-orang yang tadinya berada di depan mereka mundur ke belakang, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam salat bersama mereka satu rakaat, kemudian beliau duduk dan tetap duduk hingga orang-orang yang tertinggal salat satu rakaat, kemudian beliau mengucapkan salam.

Bab 434

مَنْ قَالَ إِذَا صَلَّى رَكْعَةً وَثَبَتَ قَائِمًا أَتَمُّوا لأَنْفُسِهِمْ رَكْعَةً ثُمَّ سَلَّمُوا ثُمَّ انْصَرَفُوا فَكَانُوا وِجَاهَ الْعَدُوِّ وَاخْتُلِفَ فِي السَّلاَمِ

Sunan Abi Dawud 1238
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Sesungguhnya satu kelompok berbaris bersama beliau sedangkan satu kelompok (lainnya) menghadap musuh, lalu beliau mengimami kelompok yang bersamanya satu rakaat, kemudian beliau tetap berdiri sedangkan mereka menyempurnakan (salat) untuk diri mereka sendiri, kemudian mereka pergi lalu berbaris menghadap musuh, dan datanglah kelompok yang lain, lalu beliau mengimami mereka pada rakaat yang tersisa dari salat beliau, kemudian beliau tetap duduk sedangkan mereka menyempurnakan (salat) untuk diri mereka sendiri, kemudian beliau mengucapkan salam bersama mereka.

Malik berkata: Dan hadis Yazid bin Ruman adalah yang paling aku sukai di antara apa yang telah aku dengar.

Sunan Abi Dawud 1239
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Shalat khauf itu adalah imam berdiri bersama segolongan dari sahabat-sahabatnya, sedangkan segolongan lainnya berhadapan dengan musuh, lalu imam rukuk satu rakaat dan sujud bersama orang-orang yang bersamanya, kemudian ia berdiri, dan apabila ia telah tegak berdiri, ia tetap berdiri, sedangkan mereka menyempurnakan untuk diri mereka sendiri rakaat yang tersisa, kemudian mereka mengucapkan salam dan pergi, sedangkan imam tetap berdiri, lalu mereka berada di hadapan musuh, kemudian datang kelompok lain yang belum shalat, lalu mereka bertakbir di belakang imam, lalu ia rukuk bersama mereka dan sujud bersama mereka, kemudian ia mengucapkan salam, lalu mereka berdiri, lalu mereka rukuk untuk diri mereka sendiri pada rakaat yang tersisa, kemudian mereka mengucapkan salam.

Abu Dawud berkata: Adapun riwayat Yahya bin Sa'id dari Al-Qasim adalah seperti riwayat Yazid bin Ruman, kecuali bahwa ia menyelisihinya dalam hal salam, dan riwayat Ubaidullah adalah seperti riwayat Yahya bin Sa'id, ia berkata: Dan ia tetap berdiri.

Bab 435

مَنْ قَالَ يُكَبِّرُونَ جَمِيعًا وَإِنْ كَانُوا مُسْتَدْبِرِي الْقِبْلَةِ

Sunan Abi Dawud 1240
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Marwan bertanya kepada Abu Hurairah: Apakah engkau pernah melaksanakan salat khauf bersama Rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Abu Hurairah berkata: Ya. Marwan berkata: Kapan? Abu Hurairah berkata: Pada tahun Perang Najd. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berdiri untuk salat Asar, lalu satu kelompok berdiri bersama beliau sedangkan kelompok yang lain berada di hadapan musuh dengan punggung mereka menghadap kiblat. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bertakbir lalu mereka semua bertakbir, baik orang-orang yang bersama beliau maupun orang-orang yang berada di hadapan musuh. Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam rukuk satu kali rukuk dan kelompok yang bersama beliau ikut rukuk. Kemudian beliau sujud lalu kelompok yang mengikutinya ikut sujud, sedangkan yang lainnya tetap berdiri di hadapan musuh.

Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berdiri dan kelompok yang bersama beliau pun berdiri. Mereka pergi menuju musuh lalu menghadapi mereka, dan kelompok yang tadinya berada di hadapan musuh datang menghadap. Lalu mereka rukuk dan sujud, sedangkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tetap berdiri sebagaimana beliau. Kemudian mereka berdiri, lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam rukuk satu rukuk yang lain dan mereka rukuk bersama beliau, dan beliau sujud dan mereka sujud bersama beliau. Kemudian kelompok yang tadinya berada di hadapan musuh datang, lalu mereka rukuk dan sujud, sedangkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam keadaan duduk beserta orang-orang yang bersama beliau. Kemudian tibalah salam, lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengucapkan salam dan mereka semua mengucapkan salam. Maka Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mendapatkan dua rakaat, sedangkan setiap orang dari kedua kelompok mendapatkan satu rakaat, satu rakaat.

Sunan Abi Dawud 1241
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menuju Najd hingga ketika kami berada di Dzat Ar-Riqa di Nakhl, beliau bertemu dengan sekelompok orang dari Ghathafan, lalu ia menyebutkan semakna dengannya, sedangkan lafaznya berbeda dengan lafaz Haiwah, dan ia berkata di dalamnya: Ketika ia rukuk bersama orang-orang yang bersamanya dan sujud, ia berkata: Maka ketika mereka berdiri, mereka berjalan mundur ke barisan-barisan sahabat mereka, dan ia tidak menyebutkan membelakangi kiblat.

Sunan Abi Dawud 1242
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Kemudian bagian lain datang; Mereka berdiri dan mengucapkan takbir serta membungkuk sendiri. Rasulullah (ﷺ) sujud dan mereka juga sujud bersama-Nya. Kemudian Rasulullah (ﷺ) berdiri dan mereka melakukan sujud kedua sendirian. Kemudian kedua bagian berdiri dan berdoa bersama Rasulullah (ﷺ). Dia membungkuk dan mereka juga bersujud, lalu dia bersujud dan mereka juga sujud. Kemudian dia kembali dan melakukan sujud kedua dan mereka juga segera bersujud bersamanya, tanpa menunjukkan kelonggaran dalam sujud cepat. Rasulullah (ﷺ) kemudian mengucapkan salam. Setelah itu Rasulullah (ﷺ) berdiri. Dengan demikian, semua orang ikut serta dalam seluruh doa.

Bab 436

مَنْ قَالَ يُصَلِّي بِكُلِّ طَائِفَةٍ رَكْعَةً ثُمَّ يُسَلِّمُ فَيَقُومُ كُلُّ صَفٍّ فَيُصَلُّونَ لأَنْفُسِهِمْ رَكْعَةً

Sunan Abi Dawud 1243
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengimami salah satu dari dua kelompok dengan satu rakaat, sedangkan kelompok yang lain menghadapi musuh. Kemudian mereka pergi lalu berdiri di posisi kelompok yang lain itu, dan kelompok yang lain itu datang, lalu beliau mengimami mereka dengan satu rakaat yang lain, kemudian beliau mengucapkan salam kepada mereka. Kemudian kelompok ini berdiri lalu mengqadha rakaat mereka, dan kelompok itu berdiri lalu mengqadha rakaat mereka.

Bab 437

مَنْ قَالَ يُصَلِّي بِكُلِّ طَائِفَةٍ رَكْعَةً ثُمَّ يُسَلِّمُ

Sunan Abi Dawud 1244
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengimami kami salat khauf, lalu mereka berdiri dalam dua saf: satu saf di belakang Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan satu saf menghadap musuh. Lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengimami mereka satu rakaat. Kemudian kelompok yang lain datang lalu berdiri di tempat mereka, sedangkan kelompok yang pertama menghadap musuh. Lalu Nabi sallallahu alaihi wasallam mengimami mereka satu rakaat kemudian mengucapkan salam. Lalu kelompok ini berdiri kemudian salat sendiri satu rakaat kemudian mengucapkan salam. Kemudian mereka pergi lalu berdiri di tempat kelompok pertama dalam keadaan menghadap musuh, sedangkan kelompok pertama kembali ke tempat mereka, lalu mereka salat sendiri satu rakaat kemudian mengucapkan salam.

Sunan Abi Dawud 1245
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Abu Dawud berkata: Hadis ini telah diriwayatkan oleh ats-Tsauri dengan makna yang sama dari Khushaif. Abdurrahman bin Samurah salat seperti ini, hanya saja kelompok yang dia pimpin salat satu rakaat, kemudian dia mengucap salam, lalu mereka pergi ke tempat sahabat-sahabat mereka. Datanglah kelompok yang lain, lalu mereka salat untuk diri mereka sendiri satu rakaat. Kemudian mereka kembali ke tempat kelompok pertama, lalu mereka salat untuk diri mereka sendiri satu rakaat.

Abu Dawud berkata bahwa mereka pernah berperang ke Kabul bersama Abdurrahman bin Samurah, lalu dia salat khauf bersama kami.

Bab 438

مَنْ قَالَ يُصَلِّي بِكُلِّ طَائِفَةٍ رَكْعَةً وَلاَ يَقْضُونَ

Sunan Abi Dawud 1246
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Kami bersama Sa'id bin Al-'Ash di Tabaristan, lalu ia berdiri dan berkata: "Siapakah di antara kalian yang pernah melaksanakan salat khauf bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?"

Hudzaifah berkata: "Saya." Lalu ia salat bersama kelompok ini satu rakaat dan bersama kelompok ini satu rakaat, sedangkan mereka tidak mengqadanya.

Sebagian perawi berkata dalam hadis Yazid Al-Faqir bahwa mereka mengqada satu rakaat yang lain.

Zaid bin Tsabit juga meriwayatkannya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata: "Maka bagi kaum itu masing-masing satu rakaat, sedangkan bagi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dua rakaat."

Sunan Abi Dawud 1247
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Allah Ta'ala telah mewajibkan shalat melalui lisan Nabi kalian shallallahu 'alaihi wa sallam: empat rakaat ketika mukim, dua rakaat ketika safar, dan satu rakaat ketika dalam keadaan takut.

Bab 439

مَنْ قَالَ يُصَلِّي بِكُلِّ طَائِفَةٍ رَكْعَتَيْنِ

Sunan Abi Dawud 1248
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Nabi shallallahu alaihi wasallam melaksanakan salat Zuhur dalam keadaan takut (perang). Sebagian mereka berbaris di belakang beliau dan sebagian lainnya berhadapan dengan musuh. Beliau mengimami mereka dua rakaat kemudian mengucapkan salam. Lalu orang-orang yang telah salat bersamanya pergi dan menempati posisi sahabat-sahabat mereka. Kemudian datanglah kelompok yang lain lalu mereka salat di belakang beliau, maka beliau mengimami mereka dua rakaat kemudian mengucapkan salam. Maka bagi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjadi empat rakaat, sedangkan bagi para sahabatnya masing-masing dua rakaat.

Dan berdasarkan hal itulah Al-Hasan berfatwa.

Abu Dawud berkata: Demikian pula halnya pada (salat) Magrib, imam mendapatkan enam rakaat sedangkan kaum masing-masing tiga rakaat.

Bab 440

صَلاَةِ الطَّالِبِ

Sunan Abi Dawud 1249
Tampilkan teks Arab
Terjemahan

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutusku kepada Khalid bin Sufyan Al-Hudzali 26 ia berada di arah 'Uranah dan 'Arafat 26 lalu beliau bersabda: 2Pergilah lalu bunuhlah dia.2

Ia berkata: Lalu aku melihatnya ketika salat Asar telah tiba, maka aku berkata: Sesungguhnya aku khawatir akan terjadi sesuatu antara aku dan dia jika aku mengakhirkan salat. Maka aku berangkat berjalan sedangkan aku tetap salat, aku berisyarat dengan isyarat ke arahnya.

Maka ketika aku mendekat darinya, ia berkata kepadaku: Siapa engkau? Aku menjawab: Seorang laki-laki dari Arab; telah sampai kepadaku bahwa engkau mengumpulkan untuk orang ini, maka aku datang kepadamu karena hal itu.

Ia berkata: Sesungguhnya aku benar-benar dalam hal itu. Maka aku berjalan bersamanya sesaat hingga ketika ia telah memungkinkanku, aku menebasnya dengan pedangku hingga ia mati.