حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ، عَنْ عَيَّاشٍ، أَنَّ شُيَيْمَ بْنَ بَيْتَانَ، أَخْبَرَهُ بِهَذَا الْحَدِيثِ، أَيْضًا عَنْ أَبِي سَالِمٍ الْجَيْشَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، يَذْكُرُ ذَلِكَ وَهُوَ مَعَهُ مُرَابِطٌ بِحِصْنِ بَابِ أَلْيُونَ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ حِصْنُ أَلْيُونَ عَلَى جَبَلٍ بِالْفُسْطَاطِ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ شَيْبَانُ بْنُ أُمَيَّةَ يُكْنَى أَبَا حُذَيْفَةَ
Terjemahan
Tradisi ini juga telah diceritakan oleh Abu Salim al-Jaishani atas otoritas 'Abdullah b'Amr. Dia menceritakan tradisi ini pada saat dia mengepung benteng di gerbang Alyun.Abu Dawud berkata

Yazid bin Khalid menceritakan kepada kami, Mufaddal menceritakan kepada kami, dari Ayyash, bahwa Shu'aym bin Baytan menceritakan hadis ini kepadanya, juga dari Abu Salim al-Jayshani, dari Abdullah bin Amr, ia menyebutkan hal itu ketika ia bersamanya sebagai seorang yang berjaga (murabit) di benteng pintu Alyun.

Abu Dawud berkata: Benteng Alyun terletak di atas gunung di Fustat.

Abu Dawud berkata: Dan Shaiban bin Umayyah memiliki kunyah Abu Hudhaifah.