Sahih al-Bukhari

Mempekerjakan

كتاب الإجارة

Bab 18: Upah orang yang memiliki profesi bekam

خَرَاجِ الْحَجَّامِ

Sahih al-Bukhari 2279
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu `Abbas

Ketika Nabi (ﷺ) ditangkupi, dia membayar upahnya kepada orang yang menangkupnya. Jika itu tidak diinginkan, dia tidak akan membayarnya.

Sahih al-Bukhari 2280
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Narasi Anas

Nabi (ﷺ) biasa ditangkupi dan tidak akan pernah menahan upah siapa pun.

Bab 19: Siapa pun yang memohon kepada tuan untuk mengurangi pajaknya

مَنْ كَلَّمَ مَوَالِيَ الْعَبْدِ أَنْ يُخَفِّفُوا عَنْهُ مِنْ خَرَاجِهِ

Sahih al-Bukhari 2281
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Narasi Anas bin Malik

Nabi (ﷺ) mengirim seorang budak yang memiliki profesi bekam, dan dia menangkupnya. Nabi (ﷺ) memerintahkan agar dia dibayar satu atau dua Sas, atau satu atau dua lumpur bahan makanan, dan meminta tuannya untuk mengurangi pajaknya:

Bab 20: Penghasilan pelacur dan budak wanita

كَسْبِ الْبَغِيِّ وَالإِمَاءِ

وَكَرِهَ إِبْرَاهِيمُ أَجْرَ النَّائِحَةِ وَالْمُغَنِّيَةِ. وَقَوْلُ اللَّهِ تَعَالَى: {وَلاَ تُكْرِهُوا فَتَيَاتِكُمْ عَلَى الْبِغَاءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِتَبْتَغُوا عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَنْ يُكْرِهْهُنَّ فَإِنَّ اللَّهَ مِنْ بَعْدِ إِكْرَاهِهِنَّ غَفُورٌ رَحِيمٌ}. وَقَالَ مُجَاهِدٌ: {فَتَيَاتِكُمْ} إِمَاؤُكُمْ.
Sahih al-Bukhari 2282
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Abu Mas'ud Al-Ansari

Rasulullah SAW (ﷺ) menganggap haram harga seekor kucing, penghasilan seorang pelacur, dan tuduhan yang diambil oleh seorang peramal.

Sahih al-Bukhari 2283
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Narasi Abu Huraira

Nabi (ﷺ) melarang penghasilan budak perempuan (melalui pelacuran).

Bab 21: (Pengisian untuk) semen hewan jantan

عَسْبِ الْفَحْلِ

Sahih al-Bukhari 2284
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar

Nabi (ﷺ) melarang mengambil harga untuk sanggama hewan.

Bab 22: Jika seseorang menyewa tanah dan dia atau pemiliknya meninggal

إِذَا اسْتَأْجَرَ أَرْضًا فَمَاتَ أَحَدُهُمَا

وَقَالَ ابْنُ سِيرِينَ لَيْسَ لأَهْلِهِ أَنْ يُخْرِجُوهُ إِلَى تَمَامِ الأَجَلِ. وَقَالَ الْحَكَمُ وَالْحَسَنُ وَإِيَاسُ بْنُ مُعَاوِيَةَ تُمْضَى الإِجَارَةُ إِلَى أَجَلِهَا. وَقَالَ ابْنُ عُمَرَ أَعْطَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ بِالشَّطْرِ، فَكَانَ ذَلِكَ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَصَدْرًا مِنْ خِلاَفَةِ عُمَرَ، وَلَمْ يُذْكَرْ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ جَدَّدَا الإِجَارَةَ بَعْدَ مَا قُبِضَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Sahih al-Bukhari 2285, 2286
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar

“Utusan Allah (ﷺ) memberikan tanah Khaibar kepada orang-orang Yahudi untuk dikerjakan dan mengolah dan mengambil setengah dari hasilnya. Ibnu Umar menambahkan, “Tanah itu dulu disewa untuk bagian tertentu (dari hasilnya).” Nafi` menyebutkan jumlah porsinya tapi aku lupa. Rafi` bin Khadij berkata, “Nabi (ﷺ) melarang menyewa pertanian.” Diriwayatkan 'Ubaidullah Nafi` berkata: Ibnu `Umar berkata: (Kontrak Khaibar berlanjut) sampai `Umar mengevakuasi orang-orang Yahudi (dari Khaibar).