أَخْبَرَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ صَبَّحْنَا خَيْبَرَ بُكْرَةً، فَخَرَجَ أَهْلُهَا بِالْمَسَاحِي، فَلَمَّا بَصُرُوا بِالنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالُوا مُحَمَّدٌ وَاللَّهِ، مُحَمَّدٌ وَالْخَمِيسُ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ، إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ ‏"‏‏.‏ فَأَصَبْنَا مِنْ لُحُومِ الْحُمُرِ فَنَادَى مُنَادِي النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلمإِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ، فَإِنَّهَا رِجْسٌ
Terjemahan
Narasi Anas bin Malik

Kami tiba di Khaibar pagi-pagi dan penduduk Khaibar keluar membawa sekop mereka, dan ketika mereka melihat Nabi (ﷺ) mereka berkata, “Muhammad! Demi Allah! Muhammad dan pasukannya!” Nabi (ﷺ) berkata, “Allahu-Akbar! Khaibar dihancurkan, karena setiap kali kita mendekati suatu bangsa (yang bermusuhan) (untuk berperang) maka akan menjadi keburukan pagi bagi orang-orang yang diberi peringatan.” Kemudian kami mendapatkan daging keledai (dan bermaksud memakannya), tetapi pengumuman dibuat oleh penyiar Nabi, “Allah dan Rasul-Nya melarang kamu makan daging keledai karena itu adalah hal yang tidak murni.”