Aku meminta kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau memberiku; kemudian aku meminta lagi, lalu beliau memberiku. Kemudian beliau bersabda kepadaku: 'Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini hijau dan manis. Barangsiapa mengambilnya dengan jiwa yang dermawan (tidak serakah), maka dia akan diberkahi di dalamnya; dan barangsiapa mengambilnya dengan jiwa yang tamak, maka dia tidak akan diberkahi di dalamnya, dan dia seperti orang yang makan tetapi tidak pernah kenyang. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.'
Hakim berkata: Maka aku berkata, 'Wahai Rasulullah, demi Zat yang mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak akan meminta sesuatu pun kepada siapa pun setelahmu sampai aku meninggalkan dunia ini.'
Maka Abu Bakar memanggil Hakim untuk memberinya sesuatu, tetapi ia menolak untuk menerima apa pun darinya. Kemudian Umar memanggilnya untuk memberinya, tetapi ia menolak untuk menerima. Maka Umar berkata, 'Wahai kaum muslimin, sesungguhnya aku menawarkan kepadanya haknya yang telah Allah bagikan untuknya dari harta fai' ini, tetapi ia menolak untuk mengambilnya.'
Maka Hakim tidak meminta sesuatu pun kepada seorang pun setelah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sampai ia wafat.