Tuhanku menyetujui tiga hal denganku: -1. Aku berkata, “Wahai Rasulullah (ﷺ), seandainya kami menjadikan maqam Ibrahim sebagai tempat salat kami (untuk sebagian salat kami). Maka datanglah Inspirasi Ilahi: Dan jadikanlah kalian (manusia) maqam Ibrahim sebagai tempat shalat (untuk sebagian shalat, misalnya dua rakaat Tawaf Ka`bah)". (2.125) -2. Dan mengenai (ayat) jilbab bagi wanita, aku berkata, 'Ya Rasulullah (ﷺ)! Saya harap Anda memerintahkan istri Anda untuk menutupi diri dari laki-laki karena orang baik dan orang jahat berbicara kepada mereka.' Maka diturunkanlah ayat jilbab bagi wanita. -3. Suatu ketika istri-istri Nabi (ﷺ) bersatu melawan Nabi (ﷺ) dan aku berkata kepada mereka, 'Bisa jadi jika dia (Nabi) menceraikanmu, (semua) Tuhannya (Allah) akan memberinya daripada kamu, istri-istri yang lebih baik dari kamu.' Maka diturunkanlah ayat ini (sama seperti yang telah saya katakan).” (66.5).
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ، قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ عُمَرُ وَافَقْتُ رَبِّي فِي ثَلاَثٍ، فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِلَوِ اتَّخَذْنَا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى فَنَزَلَتْ {وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى} وَآيَةُ الْحِجَابِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، لَوْ أَمَرْتَ نِسَاءَكَ أَنْ يَحْتَجِبْنَ، فَإِنَّهُ يُكَلِّمُهُنَّ الْبَرُّ وَالْفَاجِرُ. فَنَزَلَتْ آيَةُ الْحِجَابِ، وَاجْتَمَعَ نِسَاءُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي الْغَيْرَةِ عَلَيْهِ فَقُلْتُ لَهُنَّ عَسَى رَبُّهُ إِنْ طَلَّقَكُنَّ أَنْ يُبَدِّلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِنْكُنَّ. فَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ.
Terjemahan
Diriwayatkan oleh 'Umar (bin Al-Khattab)