حَدَّثَنِي صَدَقَةُ، أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الأَعْرَابِ جُفَاةً يَأْتُونَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَيَسْأَلُونَهُ مَتَى السَّاعَةُ، فَكَانَ يَنْظُرُ إِلَى أَصْغَرِهِمْ فَيَقُولُ ‏"‏إِنْ يَعِشْ هَذَا لاَ يُدْرِكْهُ الْهَرَمُ حَتَّى تَقُومَ عَلَيْكُمْ سَاعَتُكُمْ ‏"‏‏.‏ قَالَ هِشَامٌ يَعْنِي مَوْتَهُمْ
Terjemahan
Narasi `Aisha

Beberapa orang Badui yang kasar biasa mengunjungi Nabi (ﷺ) dan bertanya kepadanya, “Kapan hari kiamat itu?” Dia akan melihat anak bungsu dari mereka semua dan berkata, “Jika dia hidup sampai dia sangat tua, maka akan terjadi hari kiamat Anda (kematian umat).” Hisham berkata bahwa ia bermaksud (dengan Hari Kiamat), kematian mereka.