Kitab Doa
كتاب الصلاة
Nabi 2semoga salawat dan salam Allah tercurah kepadanya2 bersabda: 1Syafak adalah warna merah.7 Diriwayatkan oleh Ad-Daraqutni; Ibnu Khuzaimah menilainya sahih, sedangkan yang lainnya menilainya sebagai mauquf.
Rasulullah (28) bersabda: 0Fajar itu ada dua macam: fajar yang mengharamkan makanan dan padanya salat dihalalkan, dan fajar yang padanya salat 93yaitu salat Subuh 93 diharamkan dan padanya makanan dihalalkan.1 [Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim, dan keduanya menilainya sahih].
Dan Al-Hakim meriwayatkan dalam hadis Jabir – semoga Allah meridhainya – yang semisalnya, dan ia menambahkan tentang (fajar) yang mengharamkan makanan: “Sesungguhnya ia pergi memanjang membentang di ufuk”, dan tentang yang lainnya: “Sesungguhnya ia seperti ekor as-sirhan.”
“As-sirhan”: yaitu serigala, dan yang dimaksud adalah bahwa ia tidak pergi membentang memanjang, melainkan naik ke langit seperti tiang. Hal ini dikatakan oleh Ash-Shan‘ani.
Rasulullah —semoga salawat dan salam Allah atas beliau— bersabda: “Sebaik-baik amal adalah salat pada awal waktunya.” Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim, dan keduanya menilainya sahih.
Nabi 12semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan12 bersabda: Awal waktu adalah keridaan Allah, pertengahannya adalah rahmat Allah, dan akhirnya adalah ampunan Allah. [Diriwayatkan oleh Ad-Daraqutni dengan sanad yang sangat lemah.]
Dan pada [riwayat] At-Tirmidzi dari hadis Ibnu Umar [terdapat riwayat] yang semisalnya, tanpa [penyebutan] yang tengah, dan riwayat itu juga lemah.
Rasulullah (semoga selawat dan salam Allah tercurah kepadanya) bersabda: "Tidak ada salat setelah fajar kecuali dua sujud." [Diriwayatkan oleh al-Khamsah kecuali an-Nasa'i].
Dan dalam riwayat Abdur-Razzaq: “Tidak ada salat setelah terbit fajar kecuali dua rakaat fajar.”
Rasulullah —semoga selawat dan salam Allah atas beliau— mengerjakan salat Asar, kemudian masuk ke rumahku lalu mengerjakan salat dua rakaat. Aku bertanya kepadanya tentang hal itu, lalu beliau bersabda: "Aku tersibukkan sehingga tidak mengerjakan dua rakaat setelah Zuhur, lalu aku mengerjakannya sekarang."
Aku berkata: "Apakah kami mengqadanya jika kami luput darinya?"
Beliau bersabda: "Tidak." [Diriwayatkan oleh Ahmad.]
Seorang laki-laki mendatangiku saat aku sedang tidur lalu berkata: “Engkau mengucapkan: ‘Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)’”, lalu ia menyebutkan azan – dengan takbir empat kali tanpa tarji‘, dan ikamah diucapkan sekali, kecuali “Qad qamatis-shalah (shalat telah siap dimulai)”.
Ia berkata: Ketika pagi tiba, aku mendatangi Rasulullah – semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan – lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya itu adalah mimpi yang benar…” [Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud; at-Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah menilainya sahih (otentik)].
Ahmad menambahkan di bagian akhirnya kisah ucapan Bilal dalam azan Fajr: “Salat lebih baik daripada tidur.”
Nabi 2semoga Allah memberinya salawat dan salam2 mengajarinya azan, lalu ia menyebutkan tarji' di dalamnya. Muslim meriwayatkannya, tetapi ia menyebutkan takbir di awalnya hanya dua kali.
"Nabi – semoga selawat dan salam Allah tercurah kepadanya – memerintahkan Bilal."