Larangan membuat Nabidh dalam Al-Muzaffat, Ad-Dubba' (Labu), Al-Hantam dan An-Naqir; Ini telah dibatalkan dan sekarang diizinkan, selama tidak memabukkan Sahih Muslim 977 d
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ، حَدَّثَنَا ضَحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ،
مَرْثَدٍ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " نَهَيْتُكُمْعَنِ الظُّرُوفِ
وَإِنَّ الظُّرُوفَ - أَوْ ظَرْفًا - لاَ يُحِلُّ شَيْئًا وَلاَ يُحَرِّمُهُ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ "
Terjemahan
Ibnu Buraida, atas otoritas ayahnya, melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda
Aku telah melarang kamu (dari persiapan Nabidh) dan meminumnya dalam bejana-bejana tertentu, (tetapi sekarang kamu boleh melakukannya jika kamu mau) karena itu bukan bejana atau bejana yang membuat sesuatu halal atau haram. Setiap bahan memabukkan adalah haram.